Sabtu, 22 Desember 2012

PETERNAKAN BERBASIS "IT"




Peluang sektor peternakan di masa yang akan datang sangat besar karena permintaan hasil ternak yang terus bertambah akibat pertambahan jumlah penduduk. Berikut ini data konsumsi ternak nasional 4 tahun terakhir yaitu tahun 2008-2011.

No
Produk
2008
2009
2010
2011
1
Daging
5.75
6.86
7.17
8.11
2
Telur
4.04
5.11
6.38
7.71
3
Susu
5.05
6.69
7.18
7.80
Berdasarkan data di samping menunjukkan bahwa permintaan akan konsumsi ternak terus meningkat dari tahun ke tahun. 



Dalam era serba cepat ini..kita dituntut bergerak dengan cepat pula. Informasi harus tersampaikan dengan cepat. Tahun ini pemerintah mempunyai program yang sangat penting dan menurut penulis program ini sangat menunjang kemajuan bangsa ini "Program Swasembada Daging"..pada tahun ini telah ada Sarjana Membangun Desa yang salah satu tujuannya adalah untuk kembali ke daerah membangun desa dengan sebuah cara "menggalakkan peternakan rakyat" dalam hal ini adalah pengadaan sapi potong besar-besaran dengan melibatkan penduduk desa. Jika program ini berjalan lancar maka besar sekali manfaat yang akan timbul : berkurangnya angka pengangguran urbanisasi, dan Tercukupinya kebutuhan daging yang akan berdampak pada tingkat gizi masyarakat sehingga akan tercipta manusia-manusia cerdas yang akan melanjutkan pembangunan Indonesia di masa yang akan datang..Namun di sisi lain Penyampainnya Informasi terkesan lambat..sudah zamannya email..minimal faximile lah..kok masih pake surat-menyurat pake burung merpati :).
Kita butuh database peternakan, komputerisasi peternakan, bahkan bukan tidak mungkin suatu saat ini penulis masih bisa melihat tiap ekor sapi yang baru lahir wajib ada GPSnya.. jadi pemantauan penyelundupan ternak dan lain-lain yang berbau ILEGAL akan dapat diminimalkan.. kita telah kehilangan jati diri.. Sapi Jawa Asli sekarang entah kemana, kambing kacang juga yang ada blasteran-blasterannya..Kita punya potensi sebagai negara agraris tetapi mengapa pemerintah sekarang malah menggalakkan sektor industri yang secara langsung maupun tidak langsung mempercepat global worming daripada agraris??..apakah karena BEPnya cepat supaya kelihatan hasilnya..ini lho saya berhasil jadi prseiden..tuh buktinya...kita harus mulai berpikir jangka panjang demi kelangsungan bumi..kelangsungan anak cucu kita..pada intinya perkembangan industri harus sebanding dengan perkembangan agraris.
http://moh.amilin10.student.ipb.ac.id/files/2012/09/untitled1.jpg
Grafik 1. Kontribusi daging, terhadap konsumsi daging di Indonesia.
            Dari grafik diatas dapat di simpulkan bahwa potensi usaha peternakan untuk saat ini masih sebatas untuk tabungan dan dalam skala peternakan rakyat, sehingga belum dikelola dengan baik dan belum memperhatikan input-output layaknya usaha.
Pengembangan peternakan akan berjalan optimal sehingga swasembada daging yang dicanakngan oleh pemerintah dapat terealisasikan yaitu dengan perbaikan manajemen mulai dari budidaya sampai penjualan sehingga dalam mengembangkannya selalu untung, dengan begitu jumlah daging yang diproduksi akan meningkat. Salah satunya dengan mengembangkan Teknologi Informasi yang bermanfaat dalam dunia peternakan.


Harapannya Teknologi Informasi ini dapat digunakan oleh sebanyak mungkin petani Indonesia atau bahkan para petani-peternak di dunia agar produktivitas padi mereka meningkat, dan dijadikan sebagai alat pengembangan pertanian dan peternakan, demikian pula untuk kesejahteraan hidupnya.



 ==>  TERIMA KASIH  <== 




Twitter : @linklinkmrz

2 komentar: